Book

Etika Unitari dan Keadilan Distributif

Asep Setiawan (Abah Setu) Aldrin Herwany 21 September 2026 PDF Tersedia
Tauhid dan Ekonomi Global

Etika Unitari dan Keadilan Distributif
"Superconductor Peradaban" Integral Stewardship Model (ISM)
Menyingkap Rahasia Barakah dalam Fisika Aliran dan Tauhid Digital

Di tengah kemajuan teknologi, kecerdasan buatan, dan akumulasi kapital global, peradaban manusia justru terus menghadapi krisis berulang: ketimpangan ekonomi, utang eksponensial, kerusakan ekologis, kemerosotan moral, hingga kehilangan makna eksistensial. Buku ini mengajukan sebuah pertanyaan mendasar: mengapa kemajuan material tidak otomatis menghasilkan keadilan, kesejahteraan, dan keberlanjutan?

Buku Seri 4 menawarkan jawaban melalui tauhid sebagai sistem koordinat peradaban. Tauhid tidak hanya dipahami sebagai konsep teologis, melainkan sebagai prinsip kesatuan universal yang menghubungkan manusia, alam, ekonomi, teknologi, dan Sang Pencipta dalam satu hukum keseimbangan. Ketika ekonomi dipisahkan dari moralitas dan tanggung jawab spiritual, lahirlah sistem yang mengejar pertumbuhan tanpa batas, memusatkan kekayaan, mengeksploitasi alam, dan menciptakan krisis sistemik.

Melalui konsep Mizan, Qisth, amanah, falah, halal-thayyib, serta keadilan distributif, buku ini membedah kelemahan paradigma materialisme, riba, spekulasi, dan kepemilikan absolut. Sebagai alternatif, penulis memperkenalkan Integral Stewardship Model (ISM), sebuah arsitektur tata kelola peradaban yang menyatukan spiritualitas, etika, ekonomi sektor riil, teknologi digital, keberlanjutan ekologis, dan distribusi kesejahteraan.

Buku ini juga menghubungkan pemikiran tauhid dengan perkembangan ilmu pengetahuan, fisika, dinamika sistem, teknologi digital, dan tata kelola ekonomi global. ISM kemudian diterjemahkan ke dalam model implementatif melalui keuangan bebas bunga, kemitraan berbagi risiko, zakat dan wakaf, ekonomi hijau, amanah digital, serta indeks integritas amanah.

Pada akhirnya, buku ini merupakan ajakan untuk melakukan rekalibrasi peradaban: mengubah manusia dari pemilik absolut menjadi penjaga amanah, mengembalikan ekonomi sebagai alat pelayanan kehidupan, dan membangun masa depan yang berlandaskan keseimbangan, keadilan, keberlanjutan, serta keberkahan.